Pages

  • MENANTI SESEORANG
    "Jangan terburu-buru dengan cinta. lebih baik menunggu seorang yang tepat bagi hidup selamanya daripada hanya sementara"

Jumat, 25 September 2015

Basis Data









A.  Pengertian Basis Data
Sebenernya basis data yang saya ketahui itu selalu mengarah kepada hal-hal berbau computer yang dimana basis data bisa diartikan “Kumpulan data-data yang tersusun secara sistematis di suatu tempat (server pusat) yang dimana bisa diakses oleh banyak pengguna”. Namun bila kita analogikan pada kehidupan sehari-hari bisa seperti ini misalnya, ketika kita makan pasti ada namanya peralatan dapur/makan baik itu sendok, garpu, piring,  gelas, dsb. Kalau kita buat basis datanya maka kita jabarkan, basis atau tempatnya yaitu dapur sedangkan data atau informasinya yaitu peralatan makan.  Jadi bila kita di suatu rumah terdiri dari beberapa orang ya misalnya Ayah, Ibu, Kakak, Adik dan disaat itu salah satunya ingin makan misalnya Ayah, Ayah akan langung pergi ke dapur (basis) untuk mengambil peralatan makanan baik mau mengambil pring, sendok, gelas, pasti ditemukan karena basis datanya tersebut adalah dapur. Menurut saya begitu maksud basis data yang saya pahami dalam kehidupan sehari-hari.

B.   Perangkat Basis Data
Basis Data tentunya tidak bisa berjalan tanpa adanya perangkat pendukung yaitu hardware, software, dan brainware. Mengapa hardware diperlukan, ya pastinya segala bentuk yang bersangkutan dengan komputerisasi pasti memerlukan hardware baik CPU sebagai alat untuk proses data, Keyboard untuk memasukan data, Monitor untuk menampilkan data, dan server/tempat penyimpanan data sebagai tempat menyimpan data yang telah di proses yang dimana dapat digunakan kembali sebagai informasi terhadap orang lain. Sedangkan untuk softwarenya pastinya sebagai alat penghubung dan sekaligus sebagai alat untuk menampilkan segala proses input maupun output data agar mudah dipahami oleh pengguna. Sedangkan Brainware atau bisa kita sebut sebagai orang yang menjalankan perangkat komputer tentunya. Karena percuma juga kalau suatau perangkat secanggih apapun kalau tanpa adanya penggunanya ya tidak akan berfungsi sama sekali.

C.   Software Basis Data (SBD)
Kalau tentang software dalam memperoses basis data yang pernah saya gunakan yaitu Microsoft Acces, sudah pada tahu pastinya software yang langsung build in  bersanya denga Microsoft Office. Accsess menurut saya aplikasi yang simple untuk digunakan oleh orang yang baru mengenal tentang pengolahan data, yang dimana tampilannya yang mudah dipahami atau bisa dikatakan user friendly. Namun dari mudahnya penggunaanya aplikasi tersebut hanya mampu menampung data tidak terlalu banyak tapi lumaya buat menampung data-data seperti penjualan di toko-toko Cuma kalau buat di perusahaan besar tidak di recomendasikan. Selain access saya juga pernah mencoba aplikasi pengolahan data juga yaitu software MySQL, karena tidak terlalu paham dan kurang belajar kalau menurut saya perbandingan yang jelas itu dibagian tampilanya ya user friendlynya yang rumit, kalau orang yang pertama pasti males belajar. Karena software MySQL ini diperuntukan untuk orang-orang IT yang tentunya sudah terlatih. Jadi software yang saya ketahui tentang BSD itu hanya Microsoft Accsess dan MySQL tapi ada beberapa juga yang saya ketahui hanya sebatas kumpulan aplikasi, yaitu SQL, Dbase, Oracel, dan masih banyak lagi.

D.  Kelebihan dan Kekurangan Manajemen  File Tradisional dan Manajerfile File SBD
Dari banyaknya perbedaan pasti ada juga yang namanya kelebihan dan kekurang, baik itu system yang lama maupun yang baru. Saya coba jelaskan tentang kelebihan dan kekurangan pada Manajemen File Tradisional dan Manajemen File SBD.

Manajemen File Tradisional
Manajemen File SBD
Redudansi Data
Mengurangi Redudansi Data
Inkonsistensi Data
Data Konsisten
Program Oriented
Data Oriented
                                                                                            
Maksud dari table tersebut adalah Redudansi data yaitu ketika ada tiga bagian yang memerlukan data sama mereka membuat data yang sama di setiap bagiannya. Artinya setiap bagian mencatat data yang ada di bagian lain, jadi jika ada perubahan data, maka bagian lain juga harus merubahnya. Ini menjadikan kurang efektinya Manajemen file tradisional di bandigkan dengan Manajemen file SBD yang dimana system data yang terpusat jadi jika da perubahan semua bagian juga akan ikut berubah. Kedua, inkonsistensi data maksudnya jadi setiap perubahan data tidak konsisten artinya bisa membuat kemungkinan terjadinya duplikasi data sedangkan di bagian Manajemen file SBD sudah konsisten data akan selalu sama di setiap bagian dan tidak akan terjadinya duplikasi data. Ketiga, Program Oriented maksudnya bila kita memiliki beberapa bagan yang mengelola data maka bila menggunakan Manajemen file tradisional mereka tiap bagian akan menggunakan bahasa/program yang berbeda sehingga bila ada perpindahan atau pengcopyan data akan sulit dilakukan. Berbeda dengan Manajemen file SBD dengan menggunakan Data Oriented semuanya akan terkoneksi jadi perpindahan atau pengcopyan datan tidak akan terjadi masalah. Namun dari sebagus-sebagusnya Manajemen file SBD pasti ada kekurangannya diantaranya Memerlukan kapasitas data yang besar, Jika system data rusak bagian lain tidak dapat mengaksesnya, dan tidak ada data cadangan jika basis data terhapus. 
Hanya itu pemahaman yang saya ketahui tentang basis data, minta komentar jika banyak kesalaha.

1 komentar :